LAPORAN KIMIA ANORGANIK-“PEMBUATAN NaOH, NaHCO3, Na2CO3, dan SERBUK PEMASAK”
LAPORAN KIMIA ANORGANIK
“PEMBUATAN NaOH, NaHCO3, Na2CO3, dan SERBUK PEMASAK”
NAMA : ULUL AZMI
NIM : A1C118068
KELAS :
REGULER A 2018
KELOMPOK :
1 (R002)
HARI/TANGGAL: JUM’AT/19 MARET 2021
DOSEN PENGAMPU :
Drs. Abu Bakar, M.Pd
Nama Asisten Dosen :
INDAH (RSA1C117005)
MISNWATI (RSA1C117004)
PUTRI IGA NOVIYANTI (RSA1C117002)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKSAN
UNIVERSITAS JAMBI
2021
JUDUL PRAKTIKUM :
PEMBUATAN NaOH, NaHCO3, Na2CO3, dan SERBUK PEMASAK
TUJUAN PRAKTIKUM :
Dapat membuat natrium hidroksida, natrium bikarbonat dan Natrium karbonat dengan proses solvay dan dan terbukti memasak
LANDASAN TEORI :
Na2CO3 (Natrium Karbonat) dibuat dengan proses Solvay. Metode pembuatan Na2CO3 ini dikembangkan oleh Ernest Solvay (1838–1922) dari Belgia sebagai bahan bakunya adalah batu kapur CaCO3.
- Batu kapur dipanaskan untuk memperoleh gas CO2
CaCO3(s) à CaO(s) + CO2(g) (panas)
CO2(g) + H2O(l) à H2CO3(aq)
H2CO3(aq) + NH3(g) à NH4HCO3(aq)
NH4HCO3(aq) + NaCl(aq) à NaHCO3(s) + NH4Cl
Endapan NaHCO3 (Natrium Bikarbonat) dipisahkan dengan penyaringan kemudian dipanaskan
2 NaHCO3(s) à Na2CO3(s) +H2O(g) + CO2(g) (panas)
Kegunaan Natrium Karbonat (Na2CO3)
Na2CO3 digunakan dalam proses pembuatan pulp (bubur kayu), kertas, sabun, detergen, kaca, dan untuk melunakkan air sadah.
Sepanjang sejarah industri kimia, persediaan natrium karbonat Na2CO3, soda, merupakan isu penting. Soda adalah bahan dasar penting bukan hanya untuk keperluan sehari-hari (seperti sabun) tetapi juga untuk produk industri yang lebih canggih (seperti gelas).
Di waktu lampau soda didapatkan dari sumber alami, dan kalium karbonat K2CO3, yang juga digunakan dalam sabun, didapatkan dalam bentuk abu kayu. Setelah revolusi industri, kebutuhan sabun meningkat dan akibatnya metoda sintesis baru dengan bersemangat dicari. Waktu itu telah dikenali bahwa soda dan garam (NaCl) mengandung unsur yang sama, natrium, dan penemuan ini mengakibatkan banyak orang berusaha membuat soda dari garam. Di awal abad 19, suatu proses baru dikembangkan: natrium sulfat yang merupakan produk samping produksi asam khlorida (yang digunakan untuk serbuk pengelantang, bleaching), batu bara dan besi dinyalakan. Namun, hasilnya, rendah dan tidak cocok untuk produksi skala besar .
Inventor Perancis Nicolas Leblanc (1742-1806) mendaftar suatu kontes yang diselenggarakan oleh Académie des Sciences, untuk menghasilkan secara efektif soda dari garam. Esensi dari prosesmua adalah penggunaan marmer (kalsium karbonat) sebagai ganti besi.
Na2SO4
+ 2C –> Na2S + 2CO2
Na2S + CaCO3 –> Na2CO3 + CaS
2NaCl + H2SO4 –> Na2SO4 + 2HCl
Proses Leblanc dapat menghasilkan soda dengan kualitas lebih baik daripada metoda sebelumnya. Namun, proses ini menghasilkan sejumlah produk samping seperti asam sulfat, asam khlorida, kalsium khlorida, kalsium sulfida dan hidrogen sulfida. Bahkan waktu itu pun, pabrik menjadi target kritik masyarakat. Peningkatan kualitas proses Leblanc sangat diperlukan khususnya dari sudut pandang penggunaan ulang produk sampingnya, yang jelas akan menurunkan ongkos produksi.
Satu abad setelah usulan proses Leblanc, inventor Belgia Ernest Solvay (1838-1922) mengusulkan proses Solvay (proses soda-amonia), yang lebih maju dari aspek kimia dan teknologi. Telah diketahui sejak awal abad 19 bahwa soda dapat dihasilkan dari garam denagn amonium karbonat (NH4)2CO3. Solvay yang berpengalaman dengan mesin dan dapat mendesain proses produksi tidak hanya dari sudut pandang kimia tetapi juga dari sudut pandang teknologi kimia. Dia berhasil mengindustrialisasikan prosesnya di tahun 1863.
Keuntungan terbesar proses Solvay adalah penggunaan reaktor tanur bukannya reaktor tangki. Air garam yang melarutkan amonia dituangkan dari puncak tanur dan karbondioksida ditiupkan keda lam tanur dari dasar sehingga produknya akan secara kontinyu diambil tanpa harus menghentikan reaksi. Sistem Solvay menurunkan ongkos secara signifikan, dan akibatnya menggantikan proses Leblanc.
Reaksi utama
NaCl + NH3 + CO2 + H2O –> NaHCO3 + NH4Cl
2NaHCO3 –> Na2CO3 + CO2 + H2O
Sirkulasi amonia
2NH4Cl + CaO –> 2NH3 + CaCl2 + H2O
Pembentukan karbon dioksida CO2 dan kalsium oksida CaO
CaCO3 –> CaO+CO2
Satu-satunya produk samping proses Solvay adalah kalsium khlorida, dan amonia dan karbondioksida disirkulasi dan digunakan ulang. Dalam produksi soda dari garam, poin penting adalah pembuangan khlorin. Dalam proses Leblanc, khlorin dibuang sebagai gas asam khlorida, namun di proses Solvay, khlorin dibuang sebagai padatan tak berbahaya, kalsium khlorida. Karena keefektifan dan keefisienan prosesnya, proses Solvay dianggap sebagai contoh proses industri kimia.
Metode dan proses :
Pada metode pembuatan NaOH NaHCO3 serta Na2CO3 dan pemasak ini menggunakan alat yakni:
Batang pengaduk, botol semprot, pipet tetes, erlenmeyer 250 ml labu destilasi, penjepit tabung reaksi, corong kaca sumbat besar tabung reaksi pipa bengkok statif dan klem gelas kimia 50 dan 100 ml.
Dan pada percobaan ini juga menggunakan beberapa bahan yaitu;
Amonia pekat HCl pekat, NaCl kasar,kalium fosfat primer, natrium bikarbonat, CaCO3, aquades, kertas saring, na2co 3, dan CaO.
Proses pembuatan NaOH:
Menggunakan gelas kimia yang mana terlebih dahulu dibuat bubur kalsium hidroksida dengan melarutkan 5 gram bubuk C ke dalam air yang ditambahkan dengan sedikit sehingga berbentuk bubur. Setelah itu dilarutkan 5,3 gram na2 co3 dengan 50 mili air ke dalam gelas kimia 250 ml dan dididihkan. Kemudian dituangkan bubur ca(OH)2 dan dididihkan beberapa saat kemudian dibiarkan endapan tersebut dan larutannya berwarna bening kemudian disaring endapan lalu dicuci dengan air suling serta diambil filtrat.
Proses pembuatan NaHCO3:
Pada tabung reaksi dimasukkan 10 gram nacl + 16 mili NH3 pekat. di tiup tabung dengan sumbat lalu dikocok kuat-kuat selama lebih kurang 30 menit agar diperoleh larutan NaCl jenuh dalam amonia pekat tersebut. Dan disaring larutan kemudian dipindahkan ke dalam labu dasar bulat,ditambahkan 5 mili air kemudian HCL sedikit demi sedikit dan dialirkan gas CO2 ke dalam larutan tersebut.NaCl setelah jenuh dalam amonia itu diatur penambahan HCl pekat lalu dihentikan penambahan HCL jika sudah terbentuk endapan banyak lalu kemudian disaring
proses pembuatan Na2CO3
Pertama kali, harus disiapkan adalah tabung reaksi. gimana dalam tabung reaksi ini dimasukkan sebagian kecil natrium bikarbonat lalu dipanaskan perlahan-lahan dan diamati hasilnya.
Pembuatan serbuk pemasak:
Yang pertama dicampur kan 1,5 g natrium bikarbonat ditambah kalsium fosfat primer sebanyak 1,5 gram.
setelah itu ditambahkan sedikit air hingga terbentuk bubur jangan lupa untuk melarutkan nya itu di dalam gelas piala 50 ml.
setelah dilarutkan tindakan ke dalam tabung reaksi yang dimasukkan 3 mili air kapur lalu dipanaskan gelas piala tadi dituangkan campuran ke tabung reaksi ini bila gas yang terbentuk sedikit lalu diamati hasilnya.
Kesimpulan :
Berdasarkan teori dan melihat proses dapat disimpulkan bahwa:
NaOH itu dapat dibuat dengan mereaksikan antara natrium karbonat dan suatu bahasa yang lebih lemah dari NAOH seperti k o h. Natrium bikarbonat dapat dibuat dengan cara mereaksikan garam dapur dan juga batu kapur. Natrium karbonat dapat dibuat dengan proses pemanasan nahco3 dan bubuk memasak dapat dibuat dengan cara mereaksikan natrium bikarbonat dan kalsium fosfat primer lalu ditambah pada air kapur. proses solvay itu merupakan proses pembuatan natrium karbonat yang sering digunakan pada bidang perindustrian yang mana dengan mencampurkan batu kapur dan juga garam dapur.
DAFTAR PUSTAKA :
Cotton, 2007, Kimia Anorganik Dasar, Jakarta : Universitas Indonesia Press.
Sugiyarto H., kristian, 2003, Dasar – Dasar Kimia Anorganik Logam, Jakarta : UI Press.
Sukardjo, 1985, Kimia Koordinasi, Yogyakarta: Bina Aksara.
Komentar
Posting Komentar